Tampilkan postingan dengan label aki mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aki mobil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Februari 2015

Ketahui Penyebab Mobil Susah Distarter Pagi Hari

Hal yang menjengkelkan pas saat mo berangkat kerja adalah pada saat starter mobil, apalagi mobil baru..:) tapi gak bisa hidup. Apalagi dalam keadaan buru-buru. Pastinya kejadian ini bikin pemilik jadi terlambat ke kantor dan mobil pun terpaksa harus ke bengkel. Hal ini tentunya ada beberapa penyebabnya, salah satunya adalah jarang di servis. Agar hal ini tidak terjadi ada baiknya sebagai pemilik juga tahu hal-hal yang bikin mobil susah distarter pada pagi hari:

mobil susah starter


- Mobl yang masih menggunakan karburator, biasanya sering nih, yaitu karburator Banjir, jadi solusinya harus bongkar karburator da cek pelampungnya, sebaiknya bawa ke bengkel saja. Tapi teknologi mesin sekarang dah lebih bagus, jadi hal ini jarang terjadi.

- Kualitas tegangan aki mobil yang kurang bagus, sehingga motor starter tidak bergerak, solusinya adalah ganti aki dengan yang baru, atau sebelum diganti bisa mengencangkan baut pada kedua kutup siapa tahu ada yang masih longgar dan jika masih tidak bisa juga, untuk sementara ya di dorong dulu..hehehe, tentunya dengan bantuan tetangga. 

- Bagian busi juga ikut andil pada masalah ini. Biasanya sih kotor atau celah busi terlau lebar atau rapat. Solusinya cek busi dan bersihkan, kalo bisa di ukur dengan alat ukur busi atau feller gauge sesuai standar pabrik.

- Pompa bensin, juga perlu diperhatikan, apabila lemah, distribusi bensin ke karburator tidak sempurna sehingga mobil tidak bisa hidup. Solusi ganti atau perbaiki di bengkel resmi mobil Anda.

Pastikan Anda memeriksa komponen diatas agar mobil tetap prima dan jangan lupa untuk selalu service mobil di bengkel resmi langganan Anda agar hal ini tidak terjadi. Salam berita otomotif. Ciao..

Rabu, 14 Mei 2014

Stabilkan Pengisian Jika Ingin Aki Motor Anda Awet

Usia pakai dari sebuah aki pada sepeda motor maupun di mobil tidak hanya pada pemakaian dan perawatan saja, akan tetapi sistem pengisian juga turut ambil bagian. Sistem kelistrikan pada sebuah kendaraan ditopang oleh suplay daya dari baterai atau aki. Karena dibutuhkan secara terus menerus maka tentunya listrik yang ada di aki akan berkurang dan habis maka dibutuhkanlah sistem pengisian. Pada saat mesin hidup maka generator atau yang lebih dikenal dengan spul akan ikut berputar sehingga menghasilkan listrik. Listrik inilah yang kemudian digunakan untuk mengisi aki. Nah karena besarnya tegangan listrik dari generator tersebut dipengarui oleh putaran mesin maka digunakanlah regulator atau yang biasa disebut kiprok agar listrik yang dihasilkan stabil. Jika kiprok ini rusak tentu akan berakibat pada  tegangan pengisian sehingga menyebabkan aki cepat tekor atau bahkan rusak.
Stabilkan Pengisian Jika Ingin Aki Motor Anda Awet
Stabilkan Pengisian Jika Ingin Aki Motor Anda Awet

Apabila tegangan pengisian terlalu rendah maka imbasnya listrik di aki akan habis atau tekor. Sebaliknya jika tegangan pengisian terlalu besar maka aki akan cepat rusak karena kelebihan tekanan. Jika diibaratkan aki ini seperti bak mandi. Jika ada orang yang sedang mandi namun air di bak mandi sedikit sedangkan air yang mengalir dari kran juga sedikit maka air di bak mandi tersebut akan cepat habis. Begitu pula jika air mengalir terlalu deras maka air di dalam bak mandi tersebut akan meluap. 

Untuk memastikan tegangan pengisian yang sesuai bisa menggunakan multimeter yang bisa anda dapatkan di took elektronik. Putarlah selector pada DC 50 kemudian cek tegangan di aki atau baterai. Saat mesin mati maka seharusnya multimeter menunjukan 12,3- 12, 6 volt, sedangkan saat mesin hidup maksimal tegangan di aki adalah 14,2 v. Jika anda mendapatkan lebih dari angka tersebut maka lakukanlan pengecekan pada sistem pengisian. Jika dibiarkan maka akan memperpendek usia aki karena tegangan pengisian berlebihan. Ketika terjadi pembebanan misalnya menyalakan klakson atau lampu, tegangan pengisian yang baik adalah 12,3 v. Satu lagi jika aki anda sudah rusak sebelum 1 tahun pemakaian, maka sebelum dilakukan penggantian dengan aki baru lakukanlah pemeriksaan terlebih dahulu pada sistem pengisian.

Rabu, 26 Maret 2014

Cara Melepas Aki Mobil Yang Baik Dan Benar

Melepas aki mobil dan menggantinya dengan yang baru memang terdengar sangat sepele dan mudah untuk dilakukan. Andapun tak perlu repot-repot datang ke bengkel karena bisa melakukanya di rumah. Namun meskipun sepele, jika tidak dilakukan dengan cara yang baik dan benar bisa-bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kelistrikan lainya. 
Cara Melepas Aki Mobil Yang Baik Dan Benar
Cara Melepas Aki Mobil


Berikut ini cara melepas aki atau batteray mobil yang benar.
1. Pastikan terlebih dahulu posisi kunci kontak pada posisi "OFF" karena jika tidak, sewaktu melepas bisa menimbulkan percikan bunga api.
2. Lepaskan terlebih dahulu penahan aki dengan melepas bautnya.
3. Agar lebih safety maka dalam pelepasan kabelnya pun diusahakan kabel (-) terlebih dahulu. Setelah kabel (-) benar benar terlepas barulah melepas kabel (+). Hal ini bertujuan agar tidak terjadi percikan listrik. Begitu juga dalam pemasanganya usahakan kabel (+) terlebih dahulu baru kabel (-). Selain itu juga untuk mencegah terjadinya konsleting. Sebuah kunci biasanya bersifat konduktor, jadi jika kita melepas kabel positif terlebih dahulu ada kemungkinan kunci tersebut akan menyentuh body (-). Karena kunci tersebut bersifat penghantar listrik maka akan terjadi hubungan singkat atau konsleting.
4. Saat penggantian aki yang baru, perhatikan ukuran dan kapasitasnya. Pastikan sama dengan yang lawas. Jika tidak maka akan menyebabkan kerusakan pada sistem kelistrikan terutama yang sudah menggunakan sistem kontrol elektronik. 
5. Pada beberapa tipe mobil yang sudah menggunakan sistem kontrol elektronik, ketika melepas bateray harus mereset ECU. Jika tidak beberapa komponen akan ngaco dan ditunjukan dengan indikator lampyang menyala.

Tentunya kini anda sudah tidak mengalami kesulitan lagi dalam melepas maupun mengganti aki mobil. Namun jika masih bingung bisa bertanya pada ahlinya atau melalui kolom komentar dibawah ini. 

Kamis, 05 September 2013

Tips Membaca Kode Produksi Aki Mobil

Berita Otomotif - Baterai aki atau accu pada mobil memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah kendaraan. Aki yang sudah mulai habis, biasanya ditandai dengan macetnya proses starter pada saat mobil dihidupkan. Apabila sudah ada tanda-tanda seperti ini, sebaiknya cek aki dan segera ganti dengan yang baru.

kode produksi aki mobil


Agar tidak salah pilih aki mobil, ada baiknya kita mengenal kode produksi aki mobil. Tips ini saya ambil dari otosia.com

Aki yang dijadikan contoh adalah ak dengan merek Global, Delkor, Rocket dan Bosch. Keempatnya aki ini memiliki kesamaan dalam proses pengkodean aki.

Misalnya, pada bagian kode produksi tercantum JA22G15. Yang mesti kita perhatian adalah adalah 4 digit terakhir yaitu 2G15.

- 2 menunjukkan tahun produksi yaitu 2012, apabial angka 3 berarti tahun 2013 dan berlaku seterusnya.
- G menandakan bulan produksi. Yaitu dengan pengkodean meliputi, A sebagai penunjuk bulan Januari, B adalah Februari, C sebagai bulan Maret dan seterusnya. Sampai dengan huruf M yang menunjukkan bulan Desember.
- 2 digit angka terakhir menandakan bulan produksi yaitu tanggal 15. Jadi untuk kode produksi di atas itu berarti aki tersebut dibuat pada 15 Juli 2012.

Selain itu perlu diingat bahwa kode produksi sangat penting dalam menentukan umur pakai aki khususnya untuk tipe Bebas Maintenance atau MF.

Sebagai catatan, perlu perhatikan kapasitas atau ampere aki, ukuran atau dimensi serta tegangannya. Kapasitas dan tegangan yang lebih besar bisa mengakibatkan kerusakan pada sistem kelistrikan mobil.